Di tengah hiruk-pikuk era digital, memiliki website saja tak cukup. Agar bisnis Anda tak tenggelam dan mudah ditemukan calon pelanggan, keberadaan website Anda di halaman pertama hasil pencarian Google menjadi sebuah keharusan. Tak heran jika ranking website Google memegang peranan yang sangat krusial. Semakin puncak posisi website Anda di Google, semakin besar pula peluang orang untuk mengklik dan mampir ke situs Anda.
Mendongkrak ranking website Google bukanlah pekerjaan sulap yang instan, melainkan sebuah maraton panjang yang berkelanjutan, menuntut pemahaman mendalam tentang Search Engine Optimization (SEO). Google, dengan algoritma canggihnya yang terus berevolusi, bertugas menyaring dan menentukan situs mana yang paling relevan serta berkualitas untuk setiap pertanyaan pencarian. Nah, artikel ini akan mengupas tuntas berbagai strategi dan teknik jitu yang bisa Anda terapkan untuk ‘mengangkat’ posisi website Anda di Google.
Melalui panduan ini, Anda akan dibekali pemahaman kokoh tentang seluk-beluk SEO dan langkah-langkah praktis untuk langsung mengaplikasikannya. Siap untuk mengarungi lautan hasil pencarian Google dan menempatkan website Anda di garis depan? Mari kita mulai!
Memahami Algoritma Google dan Ranking Website Google
Sebelum kita menyelami lebih jauh strategi-strategi jitu, ada baiknya kita pahami dulu ‘otak’ di balik layar, yaitu cara kerja Google. Google, dengan algoritma super canggihnya yang tak pernah berhenti diperbarui, sibuk ‘merayapi’, mengindeks, dan memberi peringkat miliaran halaman web di seluruh jagat maya. Tujuan mulianya tak lain adalah menyajikan hasil pencarian yang paling relevan dan berkualitas terbaik bagi para penggunanya.
Algoritma ini bak detektif yang mempertimbangkan ratusan faktor dalam menentukan ranking website Google, mulai dari relevansi konten, mutu backlink, hingga kenyamanan pengalaman pengguna saat berselancar. Dengan memahami dasar-dasar ini, Anda akan lebih piawai dalam menyusun strategi SEO yang tak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan.
Bagaimana Google Menemukan dan Mengindeks Situs Anda?
Google punya ‘pekerja’ khusus yang disebut “spider” atau “crawler” (contohnya Googlebot) yang bertugas menjelajahi setiap sudut internet. Para crawler ini lincah mengikuti tautan dari satu halaman ke halaman lain, mengumpulkan segala informasi tentang halaman-halaman yang mereka temukan. Informasi yang terkumpul kemudian dikirim ke ‘markas besar’ Google untuk diindeks.
Proses indeksasi sendiri adalah ketika Google menganalisis dan menyimpan segala informasi dari halaman web ke dalam database raksasanya. Singkatnya, agar website Anda bisa ‘bertanding’ di arena ranking Google, ia wajib hukumnya untuk diindeks terlebih dahulu. Anda bisa mengecek langsung status indeksasi situs Anda melalui Google Search Console.
Faktor-faktor Utama Penentu Ranking
Kendati algoritma Google sangat rumit bagai labirin, ada beberapa kategori faktor kunci yang secara konsisten menjadi penentu utama dalam ranking website Google:
- Relevansi Konten: Seberapa jitu konten Anda menjawab pertanyaan pengguna dan seberapa pas ia ‘nyambung’ dengan niat pencarian mereka.
- Otoritas (Domain Authority): Kepercayaan dan kredibilitas situs Anda, yang seringkali diukur dari kualitas dan kuantitas backlink yang dimiliki.
- Pengalaman Pengguna (UX): Seberapa mudah dan menyenangkan pengguna berinteraksi dengan situs Anda (misalnya, kecepatan situs, responsif di perangkat mobile, dan tata letak yang rapi).
- SEO Teknis: Struktur situs yang baik, penggunaan sertifikat SSL, sitemap XML yang teratur, dan file robots.txt yang tepat.
Mengoptimalkan faktor-faktor ini secara menyeluruh dan terpadu adalah kunci emas untuk meraih posisi teratas di hasil pencarian Google.
Baca Juga: Strategi Ampuh Tingkatkan Trafik Website Anda
Riset Kata Kunci yang Efektif
Riset kata kunci ibarat fondasi kokoh bagi setiap strategi SEO yang ingin menuai sukses. Tanpa tahu persis ‘kata kunci’ apa yang dicari audiens target Anda, semua jerih payah optimasi lain bisa jadi hanya akan berbuah sia-sia. Inilah langkah pijakan pertama untuk mendongkrak ranking website Google Anda.
Tujuan riset kata kunci adalah ‘memburu’ frasa-frasa yang relevan dengan bisnis Anda, memiliki volume pencarian yang memadai, serta tingkat persaingan yang masih bisa Anda ‘taklukkan’. Penting untuk fokus pada kata kunci yang benar-benar selaras dengan niat pencarian pengguna.
Menemukan Kata Kunci Relevan
Awali dengan membayangkan: ‘Bagaimana kira-kira calon pelanggan saya akan mencari produk atau layanan yang saya tawarkan?’ Manfaatkan betul alat riset kata kunci andalan seperti Google Keyword Planner, Ahrefs, SEMrush, atau Ubersuggest untuk ‘menjaring’ ide-ide kata kunci. Khususnya, beri perhatian lebih pada kata kunci “long-tail” (frasa yang lebih panjang dan spesifik) karena biasanya persaingannya lebih ‘ramah’ dan niat pencariannya jauh lebih terang benderang.
Ambil contoh, daripada sekadar menargetkan “sepatu”, akan lebih strategis jika Anda menargetkan “sepatu lari pria ukuran 42 untuk marathon”. Kata kunci yang lebih spesifik ini punya potensi konversi yang jauh lebih menjanjikan.
Analisis Volume Pencarian dan Persaingan
Setelah mengantongi daftar kata kunci potensial, langkah berikutnya adalah menganalisis volume pencarian bulanan serta tingkat persaingannya. Pilihlah kata kunci dengan volume pencarian yang cukup ‘gemuk’ (banyak orang mencarinya) namun tidak terlampau kompetitif hingga menyulitkan Anda untuk ‘bertengger’ di halaman pertama.
Prioritaskan kata kunci yang paling nyambung dengan konten Anda dan berpotensi besar mendatangkan traffic berkualitas. Ingat baik-baik, traffic yang berkualitas jauh lebih berharga dibandingkan traffic melimpah ruah namun tidak relevan.
Baca Juga: Cara Efektif Meningkatkan Traffic Website Anda
Optimasi On-Page untuk Ranking Website Google
Optimasi on-page merujuk pada segala tindakan yang bisa Anda lakukan di dalam ‘dapur’ website Anda sendiri demi mendongkrak ranking di mesin pencari. Ini mencakup pengoptimalan elemen-elemen di setiap halaman web agar lebih ‘memikat’ baik bagi Google maupun pengguna.
Aspek on-page merupakan salah satu faktor paling vital yang berada dalam kendali penuh Anda untuk memengaruhi ranking website Google Anda. Jadi, pastikan setiap jengkal halaman Anda dioptimalkan dengan sangat cermat.
Judul (Title Tag) dan Meta Deskripsi yang Menarik
Title Tag adalah judul yang terpampang di tab browser dan menjadi ‘etalase’ pertama di hasil pencarian Google. Ini adalah salah satu faktor penentu ranking yang paling krusial. Pastikan setiap halaman memiliki judul yang unik, deskriptif, dan mengandung kata kunci utama Anda di bagian depan. Usahakan panjangnya sekitar 50-60 karakter agar tidak ‘terpotong’ di hasil pencarian.
Meta Deskripsi adalah cuplikan singkat yang menemani judul di hasil pencarian. Meskip un bukan faktor ranking secara langsung, meta deskripsi yang memikat berpotensi besar meningkatkan rasio klik-tayang (CTR) Anda, yang pada gilirannya secara tidak langsung turut memengaruhi ranking. Ramulah deskripsi yang persuasif dan tak lupa selipkan kata kunci utama Anda.
Struktur URL yang SEO-Friendly
URL yang ‘bersih’, deskriptif, dan mudah dipahami jauh lebih disukai oleh Google maupun pengguna. Sertakan kata kunci utama Anda di URL sebisa mungkin, dan gunakan tanda hubung (-) sebagai ‘pemisah’ antar kata. Jauhi URL yang terlampau panjang atau mengandung terlalu banyak angka dan simbol yang tidak relevan.
Contoh URL yang baik: https://www.websiteanda.com/strategi-seo/optimasi-on-page
Penggunaan Kata Kunci dalam Konten
Integrasikan kata kunci utama serta variasi-variasinya secara alami ke dalam ‘urat nadi’ konten Anda. Hindari praktik “keyword stuffing” (pengulangan kata kunci secara berlebihan) karena justru dapat menjadi bumerang bagi ranking Anda. Google kini semakin cerdas dalam memahami konteks dan relevansi suatu topik.
Selipkan kata kunci di paragraf pembuka, sub-judul (H2, H3), dan pastikan densitasnya terasa wajar dan mengalir alami sepanjang teks. Manfaatkan LSI keywords (kata kunci semantik tersembunyi) untuk semakin memperkaya relevansi topik yang Anda bahas.
Optimasi Gambar dan Internal Linking
Optimasi Gambar: Kompres ukuran gambar agar situs Anda ‘melaju’ lebih cepat saat dimuat. Gunakan nama file yang deskriptif dan atribut alt text yang relevan, selipkan kata kunci jika memungkinkan. Alt text ini ibarat ‘bisikan’ kepada Google tentang isi gambar dan juga krusial untuk aksesibilitas.
Internal Linking: Rajutlah tautan dari satu halaman di situs Anda ke halaman lain yang relevan. Ini membantu Google memahami ‘peta’ struktur situs Anda, menyebarkan “link juice” (kekuatan SEO), dan tentu saja meningkatkan pengalaman pengguna. Pastikan anchor text (teks yang menjadi tautan) relevan dengan halaman yang dituju.
Baca Juga: Cara Meningkatkan Pengunjung Website Anda Secara Efektif
Teknik Optimasi Off-Page
Optimasi off-page adalah serangkaian ‘manuver’ yang dilakukan di luar website Anda untuk mendongkrak otoritas dan kredibilitasnya. Faktor off-page, khususnya backlink, adalah pilar utama yang tak tergoyahkan dalam menentukan ranking website Google.
Backlink bisa diibaratkan sebagai ‘suara kepercayaan’ dari situs lain. Semakin banyak backlink bermutu tinggi yang Anda miliki, semakin besar pula kemungkinan Google akan memandang situs Anda sebagai sumber yang otoritatif dan sangat relevan.
Membangun Backlink Berkualitas (Link Building)
Link building adalah seni ‘memanen’ tautan dari situs web lain menuju situs Anda. Fokuslah pada mutu, bukan hanya jumlah semata. Satu backlink dari situs yang relevan, berotoritas tinggi, dan terpercaya jauh lebih berharga ketimbang seribu backlink dari situs abal-abal.
Strategi link building meliputi:
- Konten yang Memicu Tautan Alami: Ciptakan konten yang sedemikian berharga hingga situs lain dengan sendirinya ingin menautkannya.
- Guest Blogging: Menulis artikel sebagai ‘tamu’ di situs lain dalam niche Anda, dengan imbalan backlink.
- Broken Link Building: Mencari tautan yang ‘patah’ di situs lain, lalu menawarkan konten Anda sebagai ‘tambalan’ pengganti yang lebih baik.
- Mencari Mention Tanpa Tautan: Menemukan di mana merek atau produk Anda disebut-sebut tanpa tautan, lalu dengan sopan meminta pemilik situs untuk menambahkannya.
Pentingnya Domain Authority dan Relevansi
Google sangat ‘memperhatikan’ otoritas domain dari situs yang memberikan tautan kepada Anda. Backlink dari situs dengan Domain Authority (DA) atau Domain Rating (DR) yang tinggi akan memberikan ‘suntikan’ dampak yang jauh lebih signifikan pada ranking Anda.
Di samping itu, relevansi juga memegang peranan yang tak kalah krusial. Backlink dari situs yang topiknya ‘seirama’ dengan situs Anda akan jauh lebih manjur ketimbang backlink dari situs yang sama sekali tak nyambung. Ini mengirimkan sinyal kuat kepada Google bahwa situs Anda adalah sumber yang kredibel di niche yang spesifik.
Baca Juga: Strategi Konten Website Efektif untuk Bisnis Anda
Pentingnya Konten Berkualitas Tinggi
Konten adalah raja, tak terbantahkan! Inilah salah satu pilar paling fundamental dalam strategi SEO dan kunci utama untuk mendongkrak ranking website Google. Konten yang berkualitas tak hanya berhasil memikat hati pengguna, tetapi juga mengirimkan sinyal positif yang kuat kepada Google.
Konten Anda wajib hukumnya informatif, memikat, dan relevan dengan siapa audiens target Anda. Google sangat menjunjung tinggi konten yang benar-benar memberikan nilai nyata bagi penggunanya.
Menulis Konten yang Informatif dan Menarik
Fokus utama Anda adalah menjawab setiap pertanyaan pengguna secara tuntas dan komprehensif. Konten Anda harus mudah dicerna, tertata rapi (manfaatkan judul, sub-judul, paragraf pendek, dan daftar), serta bebas dari kekeliruan tata bahasa atau ejaan. Gunakan gaya penulisan yang memikat dan sesuaikan ‘nada’nya dengan persona audiens Anda.
Sertakan contoh konkret, studi kasus, atau data relevan sebagai ‘penguat’ poin-poin yang Anda sampaikan. Konten yang mendalam dan berwibawa punya kecenderungan lebih tinggi untuk dibagikan dan mendapatkan backlink.
Konten Evergreen dan Freshness
Konten Evergreen adalah jenis konten yang ‘tak lekang oleh waktu’, tetap relevan dan berharga kapan pun dibaca, contohnya panduan ‘cara melakukan’, tutorial, atau daftar tips. Konten semacam ini bak sumur yang tak pernah kering, terus-menerus mendatangkan traffic dan backlink.
Meskipun demikian, Google juga sangat menghargai Freshness atau ‘kesegaran’ konten, terutama untuk topik yang cepat berubah atau berita terkini. Oleh karena itu, secara berkala ‘segarkan’ kembali konten-konten lama Anda agar tetap relevan dan akurat. Ini menunjukkan kepada Google bahwa situs Anda ‘hidup’ dan selalu menyajikan informasi paling mutakhir.
Baca Juga: Analitik Website: Panduan Lengkap untuk Strategi Digital Anda
Aspek Teknis SEO
SEO teknis menyoroti pengoptimalan ‘jeroan’ atau infrastruktur website Anda agar mudah ‘dirayapi’ dan diindeks oleh mesin pencari. Inilah fondasi yang memastikan segala jerih payah optimasi on-page dan off-page Anda tidak ‘menguap’ sia-sia dalam mendongkrak ranking website Google.
Meski mungkin terdengar rumit di telinga, kabar baiknya adalah sebagian besar platform website modern kini telah dibekali fitur yang sangat mempermudah aspek teknis ini.
Kecepatan Situs (Page Speed)
Kecepatan situs adalah salah satu faktor ranking yang tak bisa dianggap remeh. Pengguna cenderung ‘kabur’ dari situs yang lambat, yang berujung pada tingkat pentalan (bounce rate) yang tinggi. Dan Google membaca ini sebagai sinyal negatif yang jelas.
Cara meningkatkan kecepatan situs:
- Mengompres ukuran gambar.
- Menggunakan caching browser.
- Meminimalkan kode CSS dan JavaScript.
- Memilih layanan hosting yang cepat dan andal.
- Menggunakan Content Delivery Network (CDN).
Anda bisa mengecek seberapa cepat situs Anda ‘melaju’ menggunakan Google PageSpeed Insights.
Mobile-Friendliness dan Responsif Desain
Mengingat semakin menjamurnya pengguna yang berselancar di internet melalui perangkat seluler, Google telah mengadopsi Mobile-First Indexing. Artinya, Google akan lebih dulu ‘melirik’ versi mobile situs Anda untuk proses pengindeksan dan penentuan ranking.
Pastikan website Anda memiliki desain responsif yang ‘lentur’ menyesuaikan tata letak dan konten dengan ukuran layar perangkat apa pun. Ini tak hanya menyuguhkan pengalaman pengguna yang optimal di segala perangkat, tetapi juga turut ‘mengerek’ ranking website Google Anda.
Sitemap XML dan Robots.txt
Sitemap XML ibarat peta harta karun bagi mesin pencari, yang memberitahukan semua halaman penting di website Anda. Ini membantu Googlebot menemukan dan mengindeks seluruh konten Anda dengan lebih efisien. Pastikan sitemap Anda senantiasa terbarui dan jangan lupa kirimkan ke Google Search Console.
Robots.txt adalah ‘penjaga gerbang’ yang memberitahu mesin pencari bagian mana dari situs Anda yang boleh atau tidak boleh ‘dirayapi’. Gunakan dengan bijak untuk mencegah halaman yang kurang penting atau duplikat terindeks, namun berhati-hatilah agar tidak secara keliru memblokir halaman-halaman krusial.
Penggunaan HTTPS (SSL Certificate)
HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah versi ‘aman’ dari HTTP. Google sendiri telah secara resmi mengumumkan bahwa HTTPS adalah faktor ranking, meski bobotnya kecil. Yang lebih krusial lagi, ini menumbuhkan rasa percaya pengguna karena data mereka akan dienkripsi saat berinteraksi dengan situs Anda.
Jika website Anda belum ‘berselimut’ HTTPS, sangat disarankan untuk segera menginstal sertifikat SSL. Ini tak hanya memperkokoh keamanan, tetapi juga memberikan ‘angin segar’ kecil pada ranking website Google Anda.
Baca Juga: Pentingnya Website untuk Bisnis: Panduan Lengkap
Pengalaman Pengguna (UX) dan Kecepatan Situs
Pengalaman pengguna (UX) adalah faktor yang kian hari kian dipertimbangkan dalam algoritma Google. Google bertekad mengarahkan penggunanya ke situs yang menyuguhkan pengalaman terbaik. Situs dengan UX yang ‘payah’ cenderung memiliki tingkat pentalan yang tinggi dan waktu berselancar yang rendah, yang merupakan sinyal merah bagi Google.
Kecepatan situs, sebagaimana telah kita ulas, adalah bagian tak terpisahkan dari UX. Situs yang responsif membuat pengguna ‘betah’, sementara situs yang lambat hanya akan memancing frustrasi.
Pentingnya Core Web Vitals
Core Web Vitals adalah serangkaian metrik yang menjadi ‘termometer’ pengukur pengalaman pengguna di halaman web. Ini meliputi:
- Largest Contentful Paint (LCP): Mengukur waktu yang dibutuhkan elemen konten terbesar untuk muncul sepenuhnya di layar.
- First Input Delay (FID): Mengukur seberapa cepat browser merespons interaksi pertama pengguna (misalnya, klik tombol).
- Cumulative Layout Shift (CLS): Mengukur stabilitas visual halaman (seberapa banyak elemen halaman ‘bergeser’ secara tak terduga saat dimuat).
Google secara resmi telah menjadikan Core Web Vitals sebagai faktor penentu ranking. Mengoptimalkan metrik ini menjadi sangat krusial untuk mendongkrak ranking website Google Anda sekaligus meningkatkan kepuasan pengguna.
Navigasi yang Intuitif dan Desain yang Bersih
Situs Anda harus semudah mungkin untuk dinavigasi. Pengguna harus bisa menemukan informasi yang mereka cari dengan sigap dan tanpa hambatan. Manfaatkan menu yang jelas, ‘breadcrumb’ (jejak navigasi), dan struktur kategori yang logis.
Desain yang ‘bersih’ dan profesional juga tak kalah penting. Hindari iklan berlebihan yang mengganggu, pop-up yang agresif, atau tata letak yang berantakan bagai kapal pecah. Fokuslah pada konten utama dan berikan ruang ‘bernapas’ yang cukup agar mata nyaman melihat.
Baca Juga: Pentingnya Website untuk Bisnis: Panduan Lengkap
Analisis dan Pemantauan Kinerja
SEO bukanlah ‘proyek sekali jadi’, melainkan sebuah proses berkelanjutan yang menuntut pemantauan dan penyesuaian tiada henti. Tanpa melacak kinerjanya, Anda tak akan pernah tahu strategi mana yang ‘moncer’ dan mana yang perlu dirombak total demi mendongkrak ranking website Google Anda.
Manfaatkan betul alat analisis untuk menggali wawasan berharga tentang traffic, perilaku pengguna, dan performa kata kunci Anda.
Menggunakan Google Analytics dan Search Console
Google Analytics adalah ‘alat sakti’ gratis yang menyuguhkan data mendalam tentang traffic website Anda, meliputi jumlah pengunjung, sumber traffic, halaman favorit, durasi waktu di situs, hingga tingkat pentalan. Manfaatkan data ini untuk ‘membaca’ perilaku pengguna dan mengidentifikasi area mana saja yang butuh sentuhan perbaikan.
Google Search Console (GSC) adalah ‘senjata’ penting lainnya yang membantu Anda memantau performa situs Anda di belantara hasil pencarian Google. GSC akan membeberkan kata kunci apa yang paling banyak mendatangkan traffic, mendeteksi masalah indeksasi, memberikan peringatan keamanan, hingga menampilkan data Core Web Vitals. Ini adalah alat yang hukumnya wajib bagi setiap webmaster yang serius ‘menggarap’ SEO.
Melacak Ranking Kata Kunci dan Traffic
Secara rutin, ‘intip’ dan lacak posisi ranking Anda untuk kata kunci target. Manfaatkan alat pelacak ranking untuk mengamati pergeseran posisi dari waktu ke waktu. Jika Anda mendapati penurunan ranking, segera ‘bedah’ penyebabnya dan ambil langkah korektif yang tepat.
Perhatikan juga aliran traffic organik yang datang dari mesin pencari. Peningkatan traffic organik adalah ‘lampu hijau’ kuat yang menunjukkan upaya SEO Anda membuahkan hasil. Analisis halaman mana yang menjadi ‘magnet’ traffic paling besar, lalu optimalkan lebih lanjut.
Kesimpulan
Mendongkrak ranking website Google adalah sebuah ‘petualangan’ panjang yang menuntut kesabaran, konsistensi, dan pemahaman mendalam tentang seluk-beluk SEO. Mulai dari optimasi on-page hingga off-page, dari kecepatan situs yang ‘ngebut’ hingga kualitas konten yang prima, setiap aspek memegang peranan vital dalam menentukan ‘nasib’ posisi situs Anda di hasil pencarian.
Ingatlah selalu, tujuan utama Google adalah menyuguhkan pengalaman terbaik bagi penggunanya. Maka dari itu, fokuskan energi Anda untuk menciptakan website yang relevan, berharga, cepat, dan mudah diakses. Dengan menerapkan strategi yang telah kita bedah tuntas dalam artikel ini secara sistematis, Anda akan menancapkan fondasi kokoh bagi kesuksesan jangka panjang dan mendatangkan limpahan traffic berkualitas ke website Anda.
Jangan pernah lelah memantau kinerja Anda, terus beradaptasi dengan ‘gejolak’ perubahan algoritma Google, dan yang terpenting, jangan pernah berhenti belajar. Dengan dedikasi dan ketekunan, ranking website Google Anda pasti akan meroket, membuka gerbang visibilitas dan peluang emas yang lebih luas bagi bisnis Anda.
FAQ
Ranking website Google adalah posisi atau peringkat sebuah website di halaman hasil pencarian Google (SERP) saat seseorang mencari kata kunci tertentu. Semakin tinggi rankingnya (semakin mendekati posisi puncak), semakin mudah pula website tersebut 'terendus' oleh para pengguna.
Waktu yang dibutuhkan bagai 'air yang mengalir', sangat bervariasi tergantung banyak faktor, seperti tingkat persaingan kata kunci, otoritas domain situs Anda, dan seberapa gigih serta konsisten upaya SEO yang Anda lakukan. Secara umum, dibutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan atau bahkan bisa lebih lama untuk melihat hasil yang signifikan, apalagi untuk kata kunci yang persaingannya sangat 'panas'.
Meskipun Anda bisa 'berguru' dan menerapkan SEO sendiri, menggunakan jasa SEO profesional bisa menjadi 'jalan pintas' yang mempercepat proses dan menjamin strategi yang lebih optimal. Mereka dibekali keahlian dan perangkat yang mumpuni untuk menganalisis, merencanakan, dan melaksanakan strategi SEO yang efektif, terutama bagi bisnis yang 'bertarung' di arena persaingan ketat.
SEO On-Page mengacu pada semua optimasi yang Anda 'garap' di dalam website Anda sendiri (misalnya, optimasi konten, judul, meta deskripsi, kecepatan situs). Sementara itu, SEO Off-Page adalah optimasi yang Anda lakukan di luar website Anda untuk mendongkrak otoritas (contohnya, membangun backlink berkualitas dari situs lain).
Anda bisa melakukan riset kata kunci menggunakan 'perangkat tempur' seperti Google Keyword Planner (gratis), Ahrefs, SEMrush, atau Ubersuggest. Alat-alat ini akan menjadi 'kompas' Anda dalam menemukan kata kunci yang relevan, dengan volume pencarian dan tingkat persaingan yang pas.