Panduan Lengkap Memilih Nama Domain Terbaik untuk Bisnis Anda

Sejuta Sehari

Table of Contents

Di era digital yang serba cepat ini, memiliki jejak online yang kuat bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Baik Anda seorang individu, pemilik usaha kecil yang sedang merintis, maupun korporasi raksasa, fondasi utama dari kehadiran digital yang kokoh bermula dari sesuatu yang sering kita dengar, namun mungkin belum kita pahami betul: nama domain.

Nama domain bukan sekadar alamat situs web belaka; ia adalah identitas digital Anda, kartu nama virtual yang menjadi representasi merek dan konten Anda di belantara internet. Memilih nama domain yang tepat bisa menjadi penentu arah, apakah sebuah proyek online akan melaju kencang atau justru terseok-seok. Oleh karena itu, menyelami seluk-beluk nama domain adalah langkah awal yang tak bisa ditawar lagi.

Lewat artikel ini, kami akan memandu Anda secara sistematis untuk memahami esensi nama domain, mengapa perannya begitu krusial, bagaimana cara memilihnya dengan cerdas, hingga tips-tips praktis untuk mengoptimalkannya. Mari kita bedah lebih dalam dunia nama domain yang penuh potensi ini!

Apa Itu Nama Domain?

Definisi dan Fungsi Dasar

Secara sederhana, bayangkan internet sebagai sebuah kota besar dengan milyaran rumah. Setiap rumah memiliki alamat fisik unik agar mudah ditemukan. Nah, nama domain adalah alamat fisik unik untuk situs web Anda di kota internet tersebut. Ia adalah penanda digital yang membedakan satu situs dari yang lain.

Alih-alih harus menghafal deretan angka rumit seperti alamat IP (misalnya, 192.168.1.1), nama domain hadir sebagai solusi. Dengan nama domain, kita bisa mengakses situs web dengan mudah menggunakan nama yang lebih manusiawi dan gampang diingat, seperti google.com atau wikipedia.org. Jadi, fungsi utamanya jelas: memudahkan navigasi bagi siapa pun yang berselancar di internet.

Peran Nama Domain dalam Branding

Dalam strategi branding, nama domain memegang peranan yang sangat vital. Ia adalah salah satu kesan pertama yang terekam dan diingat oleh audiens Anda. Nama domain yang kuat, relevan, dan mudah diingat ibarat ujung tombak yang dapat:

  • Meningkatkan pengenalan merek: Nama domain yang selaras dengan nama bisnis Anda akan jauh lebih mudah diingat dan langsung diasosiasikan dengan merek Anda.
  • Membangun kredibilitas: Sebuah domain profesional (misalnya, dengan ekstensi .com atau .id) otomatis memberikan kesan lebih terpercaya dan serius dibandingkan domain gratis atau yang terkesan asal-asalan.
  • Membedakan dari pesaing: Di tengah samudra kompetitor, nama domain yang unik dan berkesan bisa menjadi pembeda yang membuat Anda menonjol.

Maka dari itu, pemilihan nama domain sejatinya bukan sekadar basa-basi, melainkan keputusan strategis yang harus dipikirkan masak-masak.

Struktur Nama Domain (TLD, SLD)

Setiap nama domain memiliki struktur hierarkis yang tersusun dari beberapa bagian, mirip dengan alamat surat yang memiliki kota, provinsi, dan kode pos. Yang paling umum adalah:

  1. Top-Level Domain (TLD): Ini adalah bagian paling akhir dari nama domain, setelah titik terakhir. Contoh paling populernya adalah .com, .org, atau .id. TLD sendiri terbagi lagi menjadi beberapa kategori, seperti gTLD (generic TLD) dan ccTLD (country code TLD).
  2. Second-Level Domain (SLD): Ini adalah bagian inti dari nama domain, yang biasanya merupakan nama merek, nama bisnis, atau kata yang Anda pilih sendiri. Misalnya, “google” dalam google.com atau “wikipedia” dalam wikipedia.org. SLD inilah yang seringkali kita maksud ketika berbicara tentang “nama domain” itu sendiri.

Memahami struktur ini akan mempermudah Anda merangkai kombinasi yang paling pas untuk identitas online Anda.

Baca Juga: Apa Itu Domain? Panduan Lengkap untuk Pemula

Mengapa Nama Domain Sangat Penting?

Membangun Kredibilitas dan Kepercayaan

Di jagat digital yang membanjiri kita dengan informasi, kredibilitas adalah mata uang yang paling berharga. Sebuah nama domain yang profesional dan relevan secara instan mampu menaikkan nilai kredibilitas dan kepercayaan di mata setiap pengunjung.

Coba Anda bayangkan, Anda menerima email dari “bisnisanda@gmail.com” versus “nama@bisnisanda.com”. Mana yang spontan terlihat lebih profesional dan dapat diandalkan? Tentu saja yang kedua. Nama domain Anda adalah fondasi yang kokoh untuk membangun citra merek yang meyakinkan dan tak diragukan.

Meningkatkan Kemudahan Akses

Tujuan utama dari nama domain adalah menyederhanakan akses ke situs web Anda. Tanpa nama domain, pengguna harus bersusah payah menghafal alamat IP yang rumit, sebuah tugas yang hampir mustahil dilakukan oleh manusia biasa. Nama domain yang mudah diingat, dieja, dan diucapkan akan sangat membantu pengunjung untuk kembali lagi ke situs Anda tanpa kesulitan.

Sebagai ilustrasi, jauh lebih mudah untuk mengingat “tokopedia.com” daripada serangkaian angka seperti “104.18.3.149”. Kemudahan akses semacam ini secara langsung berdampak pada pengalaman pengguna yang jauh lebih baik.

Dampak pada SEO (Search Engine Optimization)

Meskipun pengaruh langsung nama domain pada peringkat SEO tidak sekuat dulu, ia tetap menjadi faktor yang patut diperhitungkan. Nama domain yang tepat dapat mendukung upaya SEO Anda dalam beberapa cara penting:

  • Branding dan CTR: Nama domain yang mudah diingat dan relevan akan meningkatkan kemungkinan pengguna mengklik hasil pencarian Anda, dan ini secara tidak langsung bisa memengaruhi peringkat.
  • Kata Kunci (Opsional): Jika nama domain Anda mengandung kata kunci utama yang relevan, hal ini dapat memberikan sinyal positif kepada mesin pencari, meskipun kualitas konten tetaplah raja.
  • Otoritas: Nama domain yang sudah lama eksis dan memiliki reputasi baik cenderung membangun otoritas yang lebih tinggi di mata mesin pencari.

Oleh karena itu, pilihlah nama domain yang tidak hanya apik untuk branding, tetapi juga ramah bagi mesin pencari.

Baca Juga: Pilih Paket Website Terbaik untuk Bisnis Anda | Panduan Lengkap

Jenis-jenis Nama Domain (TLD)

TLD Generik (gTLD) Populer (.com, .org, .net)

Generic Top-Level Domain (gTLD) adalah kategori TLD yang paling banyak dikenal dan digunakan secara global. Beberapa di antaranya yang paling populer dan sering Anda jumpai meliputi:

  • .com: Singkatan dari “commercial”, ini adalah TLD yang paling dominan dan paling dipercaya di seluruh dunia. Sangat disarankan untuk bisnis, toko online, dan situs web komersial lainnya.
  • .org: Singkatan dari “organization”, biasanya diperuntukkan bagi organisasi nirlaba, badan amal, atau komunitas.
  • .net: Singkatan dari “network”, awalnya ditujukan untuk penyedia layanan jaringan, namun kini sering menjadi alternatif jika .com yang diinginkan sudah tidak tersedia.

Memilih gTLD yang populer dapat memberikan kesan profesionalisme dan tingkat kepercayaan yang tinggi di mata khalayak.

TLD Kode Negara (ccTLD) (.id, .co.id, .sg)

Country Code Top-Level Domain (ccTLD) adalah TLD yang secara spesifik dikaitkan dengan suatu negara atau wilayah geografis tertentu. Contoh-contohnya antara lain:

  • .id: TLD khusus untuk Indonesia. Sangat direkomendasikan jika target audiens utama Anda berada di Tanah Air.
  • .co.id: Ini adalah sub-domain dari .id, yang secara khusus diperuntukkan bagi perusahaan atau entitas komersial di Indonesia.
  • .sg: TLD untuk negara Singapura.
  • .jp: TLD untuk negara Jepang.

Penggunaan ccTLD dapat menjadi kunci sukses SEO lokal Anda, karena mesin pencari akan lebih mudah mengidentifikasi target geografis dari situs Anda.

TLD Baru (New gTLD) (.store, .tech, .xyz)

Dalam beberapa tahun terakhir, ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) telah meluncurkan banyak sekali new gTLD. Ini adalah TLD yang lebih spesifik dan deskriptif, membuka peluang bagi Anda untuk mendapatkan nama domain yang lebih relevan dan kreatif. Beberapa contohnya:

  • .store: Pilihan ideal untuk toko online atau situs e-commerce.
  • .tech: Sangat cocok untuk perusahaan teknologi, startup inovatif, atau blog teknologi.
  • .xyz: TLD yang fleksibel dan cukup populer di kalangan startup dan generasi milenial yang ingin tampil beda.
  • .blog, .app, .online: Dan masih banyak lagi opsi menarik lainnya.

New gTLD bisa menjadi alternatif yang sangat menarik jika nama domain .com yang Anda impikan sudah tidak tersedia, atau jika Anda ingin membangun identitas yang lebih spesifik dan unik.

Baca Juga: Harga Domain: Panduan Lengkap Memilih & Menghemat Biaya

Langkah-langkah Memilih Nama Domain yang Efektif

Relevansi dengan Bisnis atau Topik

Langkah pertama dan yang paling fundamental adalah memastikan nama domain Anda sangat relevan dengan bisnis, merek, atau topik utama situs web Anda. Nama domain harus mampu merefleksikan dengan jelas apa yang Anda tawarkan atau siapa diri Anda.

Misalnya, jika Anda bergerak di bidang penjualan kopi, domain seperti “kopinusantara.com” jauh lebih relevan dan mudah dipahami daripada “sepatumurah.com”. Relevansi ini membantu pengunjung segera memahami isi situs Anda bahkan sebelum mereka mengkliknya, sekaligus memperkuat branding Anda.

Singkat, Mudah Diingat, dan Dieja

Nama domain yang ideal adalah yang singkat, gampang melekat di benak, dan mudah dieja. Hindari nama yang terlalu panjang atau rumit karena berpotensi menyebabkan kesalahan penulisan (typo) oleh pengguna.

Contoh yang bagus: “bukalapak.com” (singkat, mudah diingat). Contoh yang kurang disarankan: “layanan-terbaik-untuk-konsumen-kami.com” (terlalu panjang dan banyak tanda hubung). Semakin mudah nama domain Anda diucapkan dan ditulis, semakin besar kemungkinan orang akan kembali ke situs Anda tanpa hambatan.

Hindari Angka dan Tanda Hubung

Meskipun terkadang penggunaan angka atau tanda hubung bisa menjadi jalan keluar jika opsi lain tidak tersedia, sebaiknya hindari penggunaannya jika memungkinkan. Ada beberapa alasan kuat untuk ini:

  • Angka: Angka bisa membingungkan. Apakah “4” harus ditulis sebagai angka “4” atau dieja “empat”? Ini seringkali memicu kesalahan.
  • Tanda Hubung (-): Tanda hubung seringkali terlupakan saat orang mengetik alamat URL. Selain itu, domain dengan banyak tanda hubung kadang kala dapat memberikan kesan kurang profesional atau bahkan dicurigai sebagai spam.

Prioritaskan nama domain yang bersih tanpa karakter tambahan ini demi kemudahan pengguna dan citra profesional.

Mempertimbangkan Ekstensi Domain

Pilihan ekstensi domain (TLD) juga tak kalah pentingnya. Seperti yang sudah kita bahas, .com adalah pilihan yang paling universal dan sangat direkomendasikan. Namun, jika .com yang Anda inginkan sudah tak tersedia, jangan berkecil hati, pertimbangkan opsi lain yang relevan:

  • Gunakan ccTLD seperti .id jika target audiens Anda spesifik di Indonesia.
  • Pertimbangkan new gTLD seperti .store, .tech, atau .blog jika memang sangat relevan dengan niche atau bidang Anda.
  • Jangan ragu untuk mencari alternatif seperti .net atau .org jika sesuai dengan tujuan dan misi situs Anda.

Pilihlah ekstensi yang paling selaras dengan tujuan dan target pasar Anda.

Melakukan Riset Ketersediaan

Setelah Anda mengantongi beberapa ide nama domain, langkah selanjutnya yang tak boleh dilewatkan adalah melakukan riset ketersediaan. Banyak penyedia layanan registrar domain menyediakan alat pencarian canggih yang memungkinkan Anda untuk memeriksa apakah nama domain yang Anda inginkan sudah ada yang mendaftar atau belum.

Saat melakukan riset, jangan hanya terpaku pada satu ekstensi saja. Periksa juga ekstensi populer lainnya (.com, .id, .net) untuk mencegah pesaing mendaftarkan domain serupa yang dapat membingungkan pelanggan Anda. Yang tak kalah penting, pastikan nama domain yang Anda pilih tidak melanggar hak cipta atau merek dagang yang sudah terdaftar.

Baca Juga: Desain Web: Panduan Lengkap untuk Pemula & Profesional

Tips Optimasi Nama Domain untuk SEO

Menggunakan Kata Kunci (Jika Relevan)

Meskipun tidak lagi menjadi faktor peringkat utama yang mutlak, menggunakan kata kunci dalam nama domain Anda bisa memberikan sedikit dorongan SEO, asalkan dilakukan secara alami dan relevan. Misalnya, jika Anda memiliki toko bunga di Jakarta, “tokobungajakarta.com” bisa menjadi pilihan yang cukup baik.

Namun, jangan sampai pengisian kata kunci (keyword stuffing) justru membuat nama domain Anda menjadi panjang, kaku, dan tidak alami. Prioritaskan branding dan kemudahan diingat di atas sekadar kata kunci semata.

Hindari Nama Domain yang Terlalu Panjang

Nama domain yang terlalu panjang cenderung kurang efektif untuk SEO. Baik mesin pencari maupun pengguna sama-sama menyukai URL yang ringkas dan jelas. Selain itu, nama domain yang panjang juga lebih sulit untuk dibagikan di media sosial atau diingat oleh orang lain.

Idealnya, usahakan nama domain Anda tidak lebih dari 15-20 karakter. Semakin pendek, semakin baik, selama masih relevan dan cukup deskriptif.

Konsistensi Branding

Untuk optimasi SEO dan branding secara menyeluruh, pastikan ada konsistensi branding antara nama domain Anda, nama bisnis, profil media sosial, dan semua materi pemasaran lainnya. Konsistensi ini sangat membantu mesin pencari untuk mengidentifikasi merek Anda secara lebih akurat dan membangun otoritas yang kuat.

Jika nama bisnis Anda adalah “Kopi Nusantara”, usahakan nama domain Anda adalah “kopinusantara.com” atau yang paling mirip. Hindari memilih nama domain yang sama sekali berbeda dari nama merek Anda, karena ini bisa menimbulkan kebingungan.

Baca Juga: Harga Hosting: Panduan Lengkap Memilih Terbaik 2026

Proses Pendaftaran Nama Domain

Memilih Registrar Domain Terpercaya

Untuk mendapatkan sebuah nama domain, Anda perlu mendaftarkannya melalui sebuah registrar domain. Pilihlah registrar yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik, sebab ini adalah mitra jangka panjang Anda. Beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih registrar adalah:

  • Harga: Bandingkan harga pendaftaran dan biaya perpanjangan tahunan.
  • Layanan Pelanggan: Pastikan mereka memiliki dukungan pelanggan yang responsif dan mudah dihubungi jika Anda mengalami kendala.
  • Fitur Tambahan: Apakah mereka menawarkan privasi WHOIS, manajemen DNS yang mudah, atau layanan hosting terintegrasi?
  • Keamanan: Pastikan registrar memiliki langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi aset digital Anda.

Contoh registrar populer di Indonesia termasuk Niagahoster, Domainesia, atau Qwords. Di kancah global, ada nama-nama besar seperti GoDaddy, Namecheap, dan lain-lain.

Langkah-langkah Pendaftaran Online

Proses pendaftaran nama domain umumnya cukup mudah dan bisa diselesaikan dalam hitungan menit secara online. Berikut adalah langkah-langkah sistematisnya:

  1. Cari Nama Domain: Gunakan alat pencarian di situs registrar untuk memeriksa ketersediaan nama domain yang Anda inginkan.
  2. Pilih Ekstensi: Pilih TLD yang paling sesuai (.com, .id, dll.) dari opsi yang tersedia.
  3. Tambahkan ke Keranjang: Setelah menemukan nama domain yang tersedia, masukkan ke keranjang belanja Anda.
  4. Pilih Durasi: Tentukan berapa lama Anda ingin mendaftarkan domain (biasanya bisa 1 hingga 10 tahun).
  5. Lengkapi Detail: Masukkan informasi kontak Anda (nama lengkap, alamat, email) yang akan menjadi pemilik resmi domain (registrant).
  6. Lakukan Pembayaran: Selesaikan pembayaran melalui metode yang telah disediakan oleh registrar.

Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, nama domain Anda akan secara resmi terdaftar atas nama Anda.

Manajemen Domain Setelah Pendaftaran

Setelah nama domain berhasil didaftarkan, ada beberapa aspek penting yang perlu Anda kelola agar situs web Anda berjalan lancar:

  • Pengaturan DNS: Anda perlu mengarahkan nama domain Anda ke server hosting tempat semua file dan data situs web Anda tersimpan. Proses ini dilakukan melalui pengaturan DNS (Domain Name System).
  • Perpanjangan: Ini krusial! Pastikan Anda memperpanjang nama domain Anda sebelum masa berlakunya habis untuk menghindari risiko kehilangan kepemilikan. Banyak registrar menawarkan fitur perpanjangan otomatis yang sangat membantu.
  • Privasi WHOIS: Pertimbangkan untuk mengaktifkan layanan privasi WHOIS untuk menyembunyikan informasi pribadi Anda dari database publik.

Manajemen yang baik memastikan bahwa situs web Anda selalu dapat diakses dan domain Anda tetap aman dalam genggaman Anda.

Baca Juga: Tutorial WordPress Lengkap: Panduan Membuat Website Mudah

Kesalahan Umum Saat Memilih Nama Domain

Mengabaikan Merek Dagang

Salah satu kesalahan fatal yang sering terjadi adalah memilih nama domain yang melanggar merek dagang yang sudah ada. Ini bukan perkara sepele; hal ini dapat menyeret Anda ke masalah hukum yang serius dan memaksa Anda untuk mengubah nama domain di kemudian hari, sebuah kerugian besar yang bisa dihindari.

Selalu luangkan waktu untuk melakukan riset merek dagang sebelum mendaftarkan nama domain. Pastikan nama yang Anda pilih benar-benar unik dan tidak akan menimbulkan konflik di masa depan.

Terlalu Banyak Kata Kunci

Meskipun kata kunci dalam nama domain bisa memberikan sedikit dorongan SEO, terlalu banyak kata kunci justru dapat membuat nama domain terlihat tidak alami, spammy, dan kurang profesional. Selain itu, domain yang terlalu panjang juga lebih sulit diingat dan diketik.

Fokuslah pada nama domain yang secara efektif mencerminkan merek Anda dan mudah diingat, dengan kata kunci sebagai pertimbangan sekunder jika memang bisa disisipkan secara alami.

Memilih Ekstensi yang Salah

Memilih ekstensi domain yang salah atau tidak relevan juga bisa menjadi bumerang. Misalnya, menggunakan .org untuk situs e-commerce dapat membingungkan pengunjung dan memberikan kesan yang keliru tentang tujuan utama situs Anda.

Pilihlah ekstensi yang paling sesuai dengan tujuan situs web Anda, apakah itu untuk bisnis (.com, .co.id), organisasi nirlaba (.org), atau blog pribadi (.blog, .me).

Baca Juga: Aplikasi Pembuat Website Terbaik: Panduan Lengkap

Melindungi Nama Domain Anda

Perpanjangan Otomatis

Salah satu cara termudah dan paling efektif untuk melindungi nama domain Anda adalah dengan mengaktifkan fitur perpanjangan otomatis. Banyak pemilik domain kehilangan aset digital berharga mereka hanya karena lupa memperpanjangnya. Setelah domain kedaluwarsa, ada risiko besar domain tersebut diambil alih oleh pihak lain.

Perpanjangan otomatis memastikan bahwa domain Anda akan diperbarui secara berkala tanpa Anda harus mengingat tanggalnya, memberikan Anda ketenangan pikiran dan menjaga identitas online Anda tetap aman.

Privasi WHOIS

Saat Anda mendaftarkan nama domain, informasi pribadi Anda (seperti nama, alamat, email, nomor telepon) secara default akan tersedia untuk publik melalui database WHOIS. Ini bisa menjadi target empuk bagi spammer atau bahkan pencuri identitas. Layanan privasi WHOIS memungkinkan Anda untuk menyembunyikan informasi pribadi ini dari pandangan publik.

Registrar domain biasanya menawarkan layanan ini, terkadang dengan biaya tambahan yang sangat sepadan. Ini adalah investasi kecil untuk melindungi privasi dan keamanan Anda di dunia maya.

Keamanan Domain

Pastikan registrar domain Anda memiliki fitur keamanan yang kuat, seperti autentikasi dua faktor (2FA) untuk akun Anda. Fitur ini sangat penting untuk mencegah akses tidak sah ke akun domain Anda, yang bisa berakibat fatal jika domain Anda dicuri atau diubah kepemilikannya.

Selain itu, selalu waspada dan hindari mengklik tautan mencurigakan yang mengaku berasal dari registrar domain Anda, karena ini bisa jadi upaya phishing untuk mengambil alih kendali domain Anda.

Kesimpulan

Nama domain adalah lebih dari sekadar alamat web; ia adalah identitas digital Anda, fondasi kuat untuk branding, dan gerbang utama menuju eksistensi online Anda. Pemilihan nama domain yang tepat adalah investasi jangka panjang yang akan sangat memengaruhi kredibilitas, kemudahan akses, dan bahkan potensi SEO situs web Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah sistematis yang telah kita bahas, mulai dari memahami definisi, jenis, hingga tips pemilihan yang efektif, Anda kini dibekali pengetahuan untuk membuat keputusan yang bijak. Ingatlah untuk selalu memprioritaskan relevansi, kemudahan diingat, dan konsistensi branding. Jangan lupa pula untuk selalu melakukan riset ketersediaan dan merek dagang demi menghindari masalah di kemudian hari.

Setelah berhasil memilih dan mendaftarkan nama domain, jangan abaikan pentingnya manajemen dan perlindungan, seperti mengaktifkan perpanjangan otomatis dan layanan privasi WHOIS. Dengan perencanaan yang matang dan perhatian yang cermat, nama domain Anda akan menjadi aset berharga yang tak ternilai dalam mendukung kesuksesan digital Anda. Selamat memilih nama domain terbaik untuk petualangan online Anda!

FAQ

Ini ibarat dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Nama domain adalah alamat unik situs web Anda di internet (contohnya, google.com). Sementara itu, hosting adalah "tanah" atau tempat fisik di mana semua file, data, dan konten situs web Anda disimpan di server agar bisa diakses oleh siapa saja. Anda bisa membayangkan nama domain sebagai alamat rumah Anda, dan hosting sebagai lahan beserta bangunan rumah itu sendiri.

Biaya nama domain sangat bervariasi, tergantung pada TLD (ekstensi) yang Anda pilih dan registrar yang Anda gunakan. TLD populer seperti .com biasanya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per tahun. Beberapa new gTLD atau domain premium bisa memiliki harga yang jauh lebih tinggi. Penting diingat, biaya ini adalah biaya tahunan untuk perpanjangan kepemilikan.

Sayangnya, Anda tidak bisa "mengubah" nama domain yang sudah terdaftar, seperti halnya Anda tidak bisa mengubah nomor seri sebuah barang. Jika Anda menginginkan nama domain yang berbeda, langkahnya adalah mendaftarkan nama domain baru. Nama domain yang lama bisa Anda biarkan kedaluwarsa atau tetap Anda miliki dan arahkan (redirect) ke domain yang baru.

Mengecek ketersediaan nama domain sangat mudah! Anda bisa menggunakan alat pencarian yang tersedia di situs web registrar domain mana pun (misalnya, Niagahoster, Domainesia, GoDaddy). Cukup masukkan nama yang Anda inginkan ke kolom pencarian, dan alat tersebut akan secara otomatis menunjukkan apakah nama tersebut tersedia, beserta berbagai opsi ekstensi TLD yang mungkin cocok untuk Anda.

WHOIS privacy adalah layanan yang ditawarkan oleh sebagian besar registrar domain untuk membantu menyembunyikan informasi pribadi pendaftar domain (seperti nama, alamat, email, dan nomor telepon) dari database WHOIS publik. Layanan ini sangat berguna untuk melindungi privasi Anda dari potensi spam, telemarketer, atau pihak lain yang mungkin menyalahgunakan informasi tersebut.

Artikel Terbaru

Artikel yang mungkin Anda suka

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Layanan Kami
Informasi Umum
Newsletter

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari kami.

Copyright © 2026 Sejuta Sehari. All Rights Reserved